28 Desember 2008

generasi pemalas, keseharian yang padat, dan les

seringkah orangtuamu berkata: kalian malas sekali, dulu bapak sama ibu…. (isi titik-titik dengan kata-kata orang tua yang menunjukkan bahwa mereka, dulu, saat usia mereka hampir sama dengan kita, mereka rajin, disiplin, dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya)? kalau begitu, kamu tidak sendiri. saya pun sama. orang tua saya selalu complain begitu melihat anak-anaknya santai, sedikit saja. lalu keluarlah kata-kata mukjizat itu. hmmm…

pertanyaannya, “benarkah generasi kita merupakan generasi pemalas?”

jawabannya, ya dan tidak.

ya, karena yang kita lakukan sehari-hari mungkin telah melewati batas keterlaluan dari seorang pemalas. maksud saya, kamu bangun siang, jarang sholat subuh, tidur terlalu malam karena internetan atau nonton film, jarang membantu orang tua, atau mungkin kamu malas belajar. alasan yang terlalu basi memang, mengkambinghitamkan malas sebagai penyebab dari kemalasan kemalasan itu. padahal penyebab sesungguhnya adalah karena tidak mempunyai niat untuk melakukan itu semua. kita tidak melandasi setiap kegiatan kita dengan memurnikan niat melakukan kegiatan tersebut. karena sesungguhnya, jika niat kita sudah murni, maka apapun yang terjadi, bahkan rasa malas sekalipun, takkan mungkin menghalangi. supaya niat kita lebih murni, landasi dengan ketakwaan pada Tuhan semata, Allah swt. segala sesuatunya diniatkan untuk mencari ridho-Nya, untuk beribadah. jika sudah begini, maka apapun yang kita lakukan pasti akan terasa lebih ikhlas. kita bahkan dapat melakukan semua kegiatan dengan penuh senyuman, karena segala sesuatunya telah diserahkan pada-Nya.

tidak, karena buat beberapa teman-teman mungkin telah merasa lelah dengan keseharian, sehingga memang membutuhkan waktu untuk rehat sejenak. beberapa orang tua mungkin menganggap rehat itu sebagai malas, karena buat mereka anak-anak itu harus produktif, harus memanfaatkan setiap waktunya untuk melakukan sesuatu yang positif. tidak heran, banyak sekali orang tua yang berpandangan seperti itu, bahkan buat saya, mungkin cenderung terlalu ambisius. saya pernah melihat salah satunya. seorang teman saya, dengan orang tua yang begitu ambisius, selalu merasa dipersalahkan jika ada satu hal, yang menurut orang tuanya tidak sesuai dengan ”kaidah anak-anak baik dan benar”. dan saat acara pembagian raport di sekolah, sang orang tua memarahi anaknya, hingga mengeluarkan kata-kata yang kasar, di depan orang banyak. sesungguhnya, walaupun pada akhirnya si anak sukses, hidup bahagia, masuk universitas favorit, atau apapun itu yang diinginkan sang orang tua, kejiwaan si anak akan menjadi begitu sensitif dan labil serta mungkin menumbuhkan jiwa pemberontak yang berlebihan (jiwa pemberontak itu baik jika sesuai pada tempatnya, tapi tidak jika berlebihan), dan mungkin berujung pada kehancuran si anak sendiri. buat saya, sudah seharusnya orang tua bisa menempatkan bagaimana ’produktif’ itu seharusnya. maksud saya, produktif di sini merupakan produktif yang seimbang, tidak berlebihan, dan sesuai dengan porsi kemampuan si anak. jadi, tidak ada kata sindiran yang seperti silet lagi jika seorang anak sedang rehat dari kesehariannya yang luar biasa padat.

jadi, jika kedua orang tuamu menyindir dengan kata-kata: kalian malas sekali, dulu bapak sama ibu…., maka tanyakanlah pada diri sendiri, apakah saya benar-benar malas? dan temukan penyebabnya sendiri, lalu ubahlah apa yang telah menjadi kebiasaanmu.

***

ada satu hal lagi yang ingin saya kritik mengenai kebiasaan yang tengah menjamur di masyarakat, yaitu les, bimbel (bimbingan belajar), atau apapun itu nama dan kedoknya. dulu juga, saya sempat 4 tahun mengikuti bimbel, dan mungkin memang terasa manfaatnya (baca: menjadi ’terlihat’ lebih pintar, karena di bimbel saya diajarkan menghafal seperti robot). dulu saya hanya mengikuti apa pilihan orang tua untuk memasukkan saya ke dalam bimbel. tapi, mungkin kini saya punya pendirian sendiri kenapa saya tidak mau ikut les, bimbel, dan semacamnya.

pertama, mungkin karena biayanya yang tak tanggung-tanggung, super mahal. tapi, walaupun saya punya biaya pun, saya akan berpikir berkal-kali untuk mengikuti les. sungguh hebat lembaga-lembaga les yang menawarkan apapun yang dapat memuaskan ambisi orang tua, mulai dari jaminan masuk sekolah/ universitas favorit, hingga nilai-nilai yang dapat memenuhi kualifikasi a++. dan untuk timbal baliknya, orang tua harus membayar uang yang amat sangat tidak sedikit sekali. padahal, pada realitanya si anak malah semakin malas, karena jiwanya yang bebas terkekang oleh keseharian yang menyiksa, jam belajar bertambah dari pukul 7.00 hingga 16.00 (bahkan lebih), dan ketika sampai di rumah orang tua menyuruhnya belajar lagi. apa itu yang dinamakan pendidikan?

kedua, karena jam bebas saya untuk meng-explore kegiatan lain, bakat lain, minat lain, menjadi jauh berkurang. padahal, hanya sedikit orang di dunia ini yang saat dewasa bisa bekerja dengan hanya mengandalkan ilmu yang didapat di sekolah formal. sedangkan banyak sekali orang yang bisa survive saat dewasa karena mereka mengandalkan bakat dan minat yang telah mereka asah sejak muda.

ketiga, dan hal yang paling mendasar, mengapa saya berpikir berkali-kali untuk ikut les adalah karena saya sekolah. maksudnya, kita semua sekolah, dan sekolah itu merupakan proses untuk mempelajari sesuatu dan mengenal dunia. karena kita berproses, maka hasilnya pun tak akan langsung sempurna. jadi, ingatlah bahwa jatuh-bangun saat proses itu biasa. dan les bukan suatu solusi. les hanya mendoktrin kita untuk berusaha mendapatkan hasil yang luar biasa, bukan memaknai proses dari pembelajaran itu sendiri. selain itu, les juga buat saya merupakan bentuk lain dari sekolah. jadi, kalau kita les, berarti seolah-olah kita sekolah dua kali, dengan 2 materi yang sama, dan ini berarti mubazir. maka, saya prefer tidak les.

mungkin keputusan dan alasan saya untuk tidak les melawan mainstream yang terlanjur mengakar di negeri ini, khususnya di daerah kota yang terlanjur terdoktrin bagaimanapun prosesnya, asal hasilnya luar biasa.

tapi bukan berarti les itu tidak baik juga, dan mungkin ada di antara banyak orang yang berpendapat bahwa les juga merupakan proses dan usaha untuk mendukung sekolah. tapi, saya pikir capek sekali ’sekolah’ dua kali, dan mengeluarkan uang yang luar biasa jumlahnya. lebih baik, sekolah cukup sekali, dari pukul 06.30 hingga pukul 14.00, tapi ditekuni secara serius.

25 Desember 2008

surat buat menteri pendidikan

sebelumnya, maaf sekali kalau postingan sebelumnya kurang mengena di hati, atau terkesan mubazir (padahal saya mengampanyekan anti-pemubaziran global), karena mungkin dalam keadaan depresi seperti kemarin, hanya satu yang kamu butuhkan: tempat yang bersedia menampung semua keluh kesahmu, dan aku percaya mungkin inilah tempat yang tepat. hehehe. tapi sekarang? oh, welcome liburan! yayaya, walaupun saya masih harus menunggu vonis hari jumat nanti, bagaimana rapot saya, tapi setidaknya saat ini, saya sudah bisa relax. yehaaaa!

tahukah kamu, jika kamu merasa relax, kamu akan lebih mudah menangkap sinyal lingkungan. hal ini membuatmu lebih kritis, lebih tanggap. kali ini saya benar-benar merasakannya! saat dirimu depresi, dirimu cenderung menolak apa yang terjadi di sekitarmu, dan ini membuat dirimu kurang tanggap. tapi, lihatlah kini: kamu merasa lebih optimis, kritis, tanggap, saat dirimu merasa nyaman dengan jiwamu (hei, saat saya merasa depresi saya sering merasa tidak nyaman dengan jiwa saya sendiri! kamu?). kedamaian menyelimutimu, dan dunia tampak lebih terang! waw, efek yang hebat ketika kamu sudah bisa ‘berdamai’ dengan jiwamu!

yah, ini juga terjadi karena saya sudah selesai ulum (oya, saya memang merasa penting untuk meggaris bawahi sudah selesai ulum, karena itu yang membuat kejiwaan saya membaik). entah kenapa, ulum, dengan segala kuasanya, selalu membuat saya sebal setengah mati. dengan adanya ulum, seolah-olah hanya hasil akhir yang menentukan, padahal proseslah yang lebih memegang andil. inilah yang membuat banyak orang yang menghalalkan segala caranya demi hasil akhir yang luar biasa. perlu dicatat lagi, dengan teknologi yang semakin canggih, menghalalkan segala cara dibuat lebih mudah lagi. jika kamu bekerja sama lewat sms, dengan saling menanyakan dan memberikan jawaban, kamu tidak bisa menghilangkan bukti, cenderung kurang praktis, dan mahal. kini, kamu tinggal mengunduh aplikasi y!m untuk handphonemu dan taraaa! tanyakanlah jawabannya pada temanmu lewat y!m. lebih murah, praktis, dan jika pengawas mendekat, tinggal close aplikasinya dan tak akan ada bukti tersisa. mudah, bukan?

inilah yang membentuk generasi bangsa kita bermental korup.

sudah berapa orang sih yang digiring masuk bui karena tuduhan korupsi? banyak sekali. dan saya yakin masih banyak yang akan menyusul ke sana. beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 9 desember kita baru memeringati hari anti-korupsi sedunia, and guess what? semua orang menggembar-gemborkannya –yang seperti biasa, semangat itu hanya bertahan seminggu, dan minggu depannya sudah terlupakan, memang tabiat masyarakat kita seperti itu. luar biasa antusiasme masyarakat indonesia sungguh, saat saya melihatnya di televisi, koran, atau media apapun. pemerintah pun bersikap luar biasa, berbangga hati karena indeks korupsi di indonesia meningkat –padahal itu masih di peringkat-peringkat terbawah (oya, dan para pejabat pemerintah itu mengatakan, ”kemajuan yang pesat!” dengan senyum yang memuakkan), lalu mereka mencanangkan gerakan ini-itu, dan untuk para calon pejabat yang akan bertarung tahun 2009 nanti mencanangkan janji ini-itu.

lupakah mereka pada indikator utama bahwa tingkat korupsi yang berkurang adalah kesejahteraan rakyat yang meningkat?

lalu apa korelasinya dengan pendidikan kita?


saya lebih kaget lagi melihat berita di televisi, anak-anak seumur saya berdemo di sekolahnya, menuntut pihak sekolah yang mereka perkirakan melakukan tindak pidana korupsi. luar biasa! mau jadi apa negeri ini di masa depan, jika lembaga pendidikan saja sudah ternoda dengan korupsi?

masih segar di ingatan saya, awal tahun 2005, saat saya kelas 6 sd seseorang menunggu saya di ruang kepala sekolah. tahun sebelumnya, saya pernah mengikuti suatu lomba akademis hingga ke tingkat nasional sebagai wakil provinsi. waktu itu saya masih kecil, dan belum bisa berpkir dewasa. jadi, saat melihat orang yang menunggu saya di ruang kepala sekolah, saya bingung. dan yang membuat saya lebih bingung lagi, saat saya disodori beberapa kertas oleh orang tersebut, dan mulai ditanya-tanya. saya melihat judul kertas tersebut, kurang lebih ”daftar penerima sepatu”, dengan kop surat disdik. lalu di halaman berikutnya ”daftar penerima baju”, ”daftar penerima tas”, ”daftar penerima uang”, dll. di setiap halaman tersebut ada tabel, dengan nama saya dan teman-teman saya yang mewakili provinsi tersebut ke tingkat nasional, dan kolom tanda tangan penerima. seperti yang seharusnya dan sewajarnya (dan saat itu pun saya mulai sadar dan mengerti), jika kita menerima barang/uang dari suatu instansi, hampir dipastikan kita harus menandatangani kertas bukti bahwa kita menerima barang/uang tersebut. yang sangat mengagetkan, saya tak pernah mendapatkan sepatu, baju, tas, uang, atau apapun seperti yang telah disebutkan di kertas-kertas tersebut. dan yang lebih mengagetkan lagi, saya melihat, tanda tangan saya dipalsukan di situ. orang itu pun bertanya-tanya.
o: dik, apa adik mendapatkan barang-barang yang disebutkan di kertas ini?
s: tidak, sama sekali.
o: dik, apa adik yang menandatangani kolom ini? (sambil menunjuk kertas tersebut)
s: tidak. (sambil melihat kertas tersebut, dan kaget, tanda tangan saya dipalsukan. dan si pemalsu pasti amatir. dia hanya membuat versi huruf sambung dari nama saya sebagai tanda tangan di kolom tersebut. apa dia kira semua anak sd punya tanda tangan versi huruf sambung dari nama anak tersebut? tidak! dan saya salah satunya, sampai sekarang tanda tangan saya tidak berubah)
dan segera saya mengerti, saya baru saja menjadi korban manipulasi, korupsi, penggelembungan anggaran, atau apapun itu namanya. bagaimana tidak? nama saya di kertas itu disebutkan telah menerima barang-barang yang memang seharusnya saya terima sebagai wakil provinsi, tapi pada kenyataannya saya tidak menerima barang-barang tersebut, dan tanda tangan saya dipalsukan. sungguh, ini membuat saya cukup shock pada umur itu.
o: terima kasih banyak atas informasinya dik. sesegera mungkin saya akan kembali menyampaikan perkembangan dari penyelidikan ini. sudah sepantasnya adik menerima barang-barang ini. saya harap secepatnya selesai. sekali lagi terima kasih.
dan orang itu pergi, keluar dari ruang kepala sekolah setelah sempat bercakap-cakap sebentar dengan kepala sekolahku. luar biasa rasanya membayangkan sebuah kasus korupsi –atau apapun itu namanya- berada di dekatmu, dan bersangkutan langsung dengan dirimu langsung. tapi sayang, orang itu, ataupun penggantinya, tak pernah kembali untuk memberikan kabar, hingga saya lulus sd, dan melanjutkan pendidikan di tingkat smp.

luar biasa!

saat smp, sekali lagi saya dengan beruntungnya dapat menjadi wakil sekolah dan menjadi juara di tingkat kota. dan di pidato penutupannya, seorang pejabat pemerintah berkata, ”terimalah hadiah yang tak seberapa ini”. dan kamu tahu? yang pejabat pemerintah katakan itu benar. hadiahnya benar-benar ’tak seberapa’! jam weker, tanpa trophy, bahkan tanpa piagam penghargaan. padahal piagam penghargaan dapat membantu para siswa pemenang lomba untuk mempermudah mereka masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi. jam weker? lumayan lah. saya harus bersyukur. padahal yang menjadi pedoman pemerintah setiap mereka punya kesempatan berpidato di tempat umum adalah: ”berikan hadiah yang terbaik agar setiap orang yang mengikuti lomba dapat terpacu lebih baik lagi.” benar-benar luar biasa.

saya, yang mendapat pendidikan cukup baik, di daerah perkotaan, tidak dapat membayangkan bagaimana pendidikan teman-teman saya di pelosok penjuru negeri. saya, mungkin termasuk beruntung, tapi saya sendiri masih sering mengeluh terhadap kinerja pemerintah di bidang pendidikan terutama. saya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi dengan teman-teman lain, yang sekolahnya roboh, yang atapnya tak ada, yang bukunya rusak diterjang banjir, and so on.

belum lagi soal bhp. saya belum begitu ngeh soal ini sih. soalnya bhp ini terutama ditujukan untuk universitas. tapi saya dengar, bhp ini membuat terjadinya komersialisasi pendidikan. yang buat saya shock, hampir seluruh mahasiswa di indonesia, dari berbagai universitas, memprotesnya. melihat tayangan di televisi, sungguh, pasti bapak pendidikan kita, ki hajar dewantara, menangis di liang kuburnya. betapa pendidikan yang dia perjuangkan, kini hanya digunakan sebagai alat pengeruk uang.

pak, jangan menangis pak-- saya janji akan melakukan yang terbaik untuk bapak--

dan saya tak tau bagaimana jadinya masa depanku nanti.

*sumber gambar: sdnbaktijaya01.wordpress.com/pahlawan-pendidikan, bayuadhitya.wordpress.com

19 Desember 2008

ulum selesai!

alhamdulilllah akhirnya saya selesai ulum juga :)

8 hari yang menyiksa, pikir saya. tapi semua terbayar lunas saat kemarin saya jalan jalan (thanks mbe!) dan membeli maryamah karpov (o'o i have waited 2 weeks for it). beban terlepaskan!

tapi gatau tuh kalau misalnya nilai ulumnya jelek. soalnya sekolah punya kebijakan: uas dan uts tidak ada remedial. padahal, perlu kamu tau, uas dan uts justru titik nadir dari nilai nilai yang ada. huah!

jadi, dari sekarang saya udah ngingetin kedua orang tua saya biar ga jantungan, biar ga kaget, kalau (mungkin) nilai yang terpampang di selembar kertas itu merah membara (tapi semoga saja tidak).

yok ah ntar saya cerita lagi. lagi sibuk nguber guru :)

12 Desember 2008

renungan ooh

tak semua yang terlintas akan terkatakan. dan yang terpikirkan belum tentu terucapkan. semua yang ada dan tertanam dalam otakmu mungkin kebebasanmu, tapi tak semudah itu kau tuangkan kebebasanmu. mencari bagian yang hilang adalah hakmu, tapi bukan menjadi hakmu lagi jika bagian itu menemukan pengganti dirimu. tapi bagian yang hilang itu dapat kau temukan dengan merangkak naik, karena di sanalah Dia akan gantikan bagianmu yang hilang.

08 Desember 2008

tersiksa idul adha

hari ini tanggal 8 desember, dan 10 dzulhijjah, idul adha 1429 h dilaksanakan.

apa saja yang istimewa di hari idul adha ini?

satu, sholat iednya. kalau idul fitri sholat iednya di kampung halaman bersama keluarga besar tercinta, maka idul adha sholat iednya di lapangan dekat rumah bersama keluarga dan tetangga tercinta.

dua, apalagi kalau bukan saat kurbannya. kambing yang sakaratul maut, hanya bisa disaksikan secara live pada kesempatan idul adha.

tiga. banyak makanan, baik makanan berat maupun makanan ringan. tapi semuanya tak bisa saya nikmati secara lepas dan bebas karena tidak sedikit kondisi psikologis saya tertekan karena mau menghadapi ulum.

empat. TERSIKSA. ya Allah, saya ga kuat mencium bau kambing, apalagi memakannya. daging sapi pun belum tentu saya mau memakannya. kenapa yaa, karena sejak kecil (entah mengapa oh mengapa) saya malas untuk makan sesuatu yang susah dikunyah, alot, dan meninggalkan rasa lemak di langit langit mulut. banyak yang komentar: kamu tinggal makan, dan kunyah saja kok susah? tapi swear, buatku itu susah. tapi entah kenapa kalau makan di luar bersama keluarga, saya cenderung memilih steak. haha, saya ga bisa ngunyah atau saya pilih pilih? nah yang jelas, di hari hari idul adha seperti ini, di mana bau daging berseliweran dan menu makan entah-kenapa menjadi serba daging begini, maka saatnya bagiku untuk makan mie instan tiap saat

05 Desember 2008

terjebak di angkot dan menghadapi ulum (hey, do u know the interrelation?)

di angkot, ngeblog. padahal pulsa sakaratul maut. hm, bagus!

dan rencana saya akan tetap membiarkan hp tak berpulsa selama ulum. biar ga tergoda yman, fsan, blogging, atau fesbuk hehe.
oya, myspace belum punya (ngehehehe, penting?)

ok. saya ingin memberitahukan, dan mengkampanyekan (emangnya saya caleg?) gerakan untuk berhenti memubazirkan segala sesuatu dalam hidup kita. coba hitung, berapa banyak hal yang sudah kita mubazirkan? mulai dari yang paling sederhana: untuk kita (dan juga saya) hal yang paling menyenangkan adalah memanfaatkan koneksi internet yang ada, baik untuk sekedar surfing, atau malah berteman. tapi lihat, banyak sekali teman kita yang memubazirkan fasilitas ini dengan melakukan hal yang tak bermanfaat sama sekali, bahkan mendatangkan mudharat (anak cowok mengerti kan?)

ayo dong, jangan sia siakan fasilitas ini. kalian kan tahu, banyak teman yang belum bisa sebebas kita dalam hal melakukan koneksi internet. malu dong sama mereka kalau kita memubazirkan fasilitas ini. Allah juga pernah berfirman bahwa Dia tidak menyukai perbuatan yang mubazir, atau berlebih-lebihan. Subhanallah, betapa selama ini kita telah melakukan perbuatan yang tidak disukaiNya. eit, tapi masih banyak lagi loh pemubaziran kita, bukan hanya internet saja. tapi juga waktu, tenaga, uang.

ingat, kesempatan kita hidup di dunia benar benar terbatas. dan ingat, kesempatan yang ada takkan pernah terulang lagi. makanya, tiap waktu dan kesempatan yang ada manfaatkanlah dengan baik. jangan menjadikannya mubazir.
ng, maaf, tapi saya suka berpikir: banyak anak muda sekarang yang memubazirkan waktu dan kesempatannya dengan nongkrong-nongkrong. padahal bisa lebih bermanfaat kalau kita belajar, membaca, beribadah, atau bahkan untuk sekadar beristirahat. memang klise, tapi itu memang benar-benar benar.

jadi, apalagi yang kamu tunggu untuk menjadi orang pertama yang menghentikan pemubaziran-global?

25 November 2008

apakah kita harus membuat acara khusus untuk memperingati hari guru?

25-11-2008
hari ini, sekali lagi, saya terdampar dengan penuh ketidakberdayaan di koridor sekolah. saya tak bisa pulang, karena lagi lagi ada yang menghalangi. tadi sebenarnya saya sudah bisa kabur, pulang, dan mungkin sekarang sudah sampai di rumah. tapi, hari ini nurani saya berkuasa.

tenang, saya bukan anak yang durhaka pada guru. saya cuma mengkritik, apakah memang sepatutnya suatu hari guru seharusnya diperingati secara--- tau kan?

lebih baik kita introspeksi saja, tanpa harus ada acara seperti ini. acara seperti ini belum tentu membuat sikap kita pada guru lebih baik kan?

24 November 2008

introspeksi (lagi)

hm. aku terlalu sombong sebagai seorang manusia. aku terlalu egois dan egosentric. banyak orang yang telah kusakiti, hati nurani mereka kuperlakukan dengan kejam.

aku tertawa di atas penderitaan mereka. hatiku berdebar gembira saat tangisan mereka luluh. senyumku mengembang lebar saat mereka untuk tersenyum pun harus memaksakan diri.

aku tau, aku ini bodoh. aku tau saat aku pertama kali merasa aku pintar entah mengapa aku selalu ingin menjatuhkan orang lain.

maafkan aku, yang merasa pernah kusakiti. yang merasa pernah kujatuhkan. aku tahu, aku manusia biasa yang bisa menjadi super-egois. maafkan aku juga, Ya Allah.

22 November 2008

"jambore nasional tempat kita bertemu, di alam bebas luas, di lembah manglayang"

2 setengah tahun sejak waktu itu, 16-23 juli 2006. pengalaman berharga, takkan terlupa. terlipat rapi dalam lemari hati. tersusun rapi dalam rak hati.

sebuah kejutan yang waw! saat beberapa saat lalu saat saya mencari barang dan tiba tiba menemukan buku itu tergeletak, buku panduan jamnas 2006. dan neuron otak saya bergerak lebih dahulu sebelum saya perintahkan: mengingat berbagai peristiwa yang terjadi pada saat itu.

4 orang dari kota cimahi yang selalu satu rotasi dengan saya: teh nur, ka imam, ka hendy. luar biasa rasanya punya pengalaman sehebat itu. dan terhanyutlah saya pada semua kenangan itu.

saat membuka halaman lampiran, terpampanglah mars dan hymne jamnas 2006. saya masih inget nadanya sampai sekarang.

lembar pertemanan yang penuh dengan data saat kita berkenalan dengan orang lain.

kartu nama m. hafizuddin sederhana tapi memuat apa yang tak terkatakan

19 November 2008

yayaya remedial turbo pascal

hmm ulangan kimia kemarin susah. lebih susah dari ikatan kimia yang sebelumnya.

mati aja lah saya. kemarin sempet ks tapi ga ngaruh banyak huhu.

dan tadi diumumin saya remedial turbo pascal. duh ga ngerti. mm ralat: mungkin saya sebenarnya ngerti, tapi begitu ulangan bawaannya panic! @ the complab.

DAN AKHIRNYA SAYA MENGERTI: (salah satu) impian saya menjadi programmer pupus. jelas kan? turbo pascal aja saya ga bisa, apalagi bikin program yang menggebrak dunia?

saya baru kali ini benar benar salut sama bill gates. angkat topi buat beliau dah.

(menunggu wangsit dari titisan bill gates---)

18 November 2008

kimia, ngerti ga ngerti. semoga dapet wangsit

detik detik menuju ulangan kimia. huah, pusing pasrah. semoga dapet wangsit dari allah swt. huehehehe.
semalem udah belajar sih, sempet diajarin eijei juga kemarin (thanks, jei!).

(tinggal menunggu wangsit--)

16 November 2008

frustasi: kecewa dengan realitas sosial di sekitar. sebuah kajian (sok) ilmiah dari anak yang benar benar (sok) tau.

menyakitkan rasanya, jika hal yang tak benar di depan matamu dan kamu ingin mengubahnya -tapi apapun yang kamu usahakan tidak bisa mengubahnya.

saya sering melihatnya, dan selalu berusaha untuk merubahnya. tapi walau selalu ingin, saya selalu tak bisa.

mungkinkah tiap manusia dilahirkan untuk tidak bisa memerangi keadilan sosial di hadapannya? bagaimana dengan orang orang yang berhasil, dan dieluk elukkan karena berhasil memecah ketidakadilan di hadapannya?

kamu tahu, saya pesimis dengan hidup. maka saya menganggap orang orang itu beruntung dan meramunya dengan baik, seolah mereka orang orang yang benar benar berjasa buat orang lain.

ya ya ya, saya pesimis dengan hidup ini, dan cenderung menarik diri. karena buat saya, hidup cuma bikin lelah berkepanjangan dan tak berkesudahan.

mungkin juga semua lapisan sosial beranggapan sama dengan saya. dan pasrah dengan realitas sosial yang bikin gonjang ganjing di hadapan mereka.

23 Oktober 2008

Watched Laskar Pelangi (Recount-English Task)

Last week, I went to the movie with my Junior High School’s friends. They was Karima, Ratna, Pury, Najmi, Surya, and Rangga. We interested to watch Laskar Pelangi, because some of us have read the novel. At 10.00 a.m. we gathered in front of Cornaga, and waited Putri, but she didn't come. She sent short message to us, and said that she couldn't come.

We went to Blitzmegaplex in Paris van Java. After buying the ticket, we saw new release-book in Gramedia. I wanted to buy a novel, but I couldn’t, because I didn’t have money to buy. I just looked it, and I hoped that one day I can buy it.

I felt surprise when I see my other friends, Nita and Perantami. We haven’t met for 3 months. They said that they want to watch film too, but they didn’t watch Laskar Pelangi. They watched Rec.

After seeing the books in Gramedia, we went to the Blitz. Before entering the studio, we bought some snacks in Snack Corner. After that, we entered the studio and sat up. During the film, I ate the snacks. Sometimes we laughed when we see funny scene of the film, especially when Ikal met A Ling and Mahar sang a song. Beside of that, this film was inspired and gave spirit to us to study harder.

After seeing the film, we felt hungry and bought lunch, and then we went home. I felt happy and fun.

22 Oktober 2008

menggelinjang karena mid test

oh noo ! satu kata : JELEK . sumpah asli belum pernah si-mid-test-terkutuk-sialan ini menggelinjangkan hidupku seperti ini ! ops , menggelinjang ?

betul ! maafkan aku scanner aku telah menyalahkanmu . soalnya siapa lagi yang musti aku kambing hitamkan supaya bisa berkelit dari kemarahan orang tua tercinta ? saya takut mereka merasaaa merasaaa tau lah ya , kalo liat rapot bayangan yang dibagikan jumat nanti . apa boleh buat , nilai ekonomi dan sociology saya 63 (pake ljk) . jadi wajar dong kalo saya (terpaksa) mengkambinghitamkan scannernya sebagai scanner-yang-gag-baleg (bener) .

dan parahnya lagi , ga akan ada remedial . gimana saya bisa memperbaikinya ?

oh setelah mikir mikir saat pulang naik angkot bareng karima , saya mulai bisa meraba-raba makna dibalik kejadian ini . mungkin saya terlalu sombong (buat kamu yang kenal saya dan merasa pernah disakiti , maaf) . mungkin juga ini teguran buat saya yang belakangan ini menggampangkan belajar dan ulangan . dan satu lagi yang saya pikirkan : saya harus merakyat . iya kan ivan ? bp ? erdy ? kalian sirik aja saya ga pernah diremed hehe . doa kalian terkabul tuh ! saya akhirnya diremed jugaa haha

oh , sma memang memberi saya lebih banyak makna ! (dan saya bersyukur karena saya ada di sini , sma3 tercinta , bersama teman tercinta)

21 Oktober 2008

mid semester pertama di sma (dan segala keluh kesahnya)

sorry yaa lama ga posting haha :)

mid semester di sma emang beda! kirain saya bakal sama kaya di smp, jadi kaya pekan ulangan gitu. tiba tiba semua guru jebret ngasih ulangan seabreg abreg. tapi ternyata beda! midsemester di sini... ehm, auranya berasa mau ulangan umum atau kenaikan kelas, atau ujian nasional (berlebihan sekali kamu!). tapi yah beneran beda lah, makanya saya mau cerita juga.

tapi ada enaknya juga loh. malam pertama mid semester saya sampai harus sms ke wali kelas nanyain : pak besok masuk jam berapa? soalnya banyak desas desus katanya masuk kaya biasa (setengah tujuh) dan masuk setengah delapan. dan voila! masuk jam setengah delapan boooo. baru kali ini seumur umur sekolah dari tk-sma saya ngerasa segitu senangnya masuk jam setengah delapan. tebak kenapa! soalnya kalo masuk jam setengah delapan = bisa berangkat lebih siang dari rumah = bangun lebih siang = ga bangun pagi buta. wohoho soalnya biasanya karena masuk setengah tujuh, dengan sangat terpaksa setengah enam saya musti udah berangkat ke sekolah. bayangin tiap hari kamu berangkat hanya ditemani awan biru kelam dan kokokan ayam. woooohhh efek bikin males dah!

rasanya seneng banget berangkat dari rumah jam enam, dengan ditemani semburat warna jingga kekuningan mentari pagi, haha. dan bukan ditemani ayam, tapi ditemani kicauan burung. lebih elit kan? kaya di novel-novel teenlit haha.

memang sih, mid semester = pemaksaan belajar. setuju kan? tapi gatau, saya enjoy banget ngejalaninnya. terutama karena faktor: berangkat siang pulang pagi. bayangkan kawan kawan, saya biasa pulang jam 14.00 dan baru sampai di rumah jam 15.00. belum kalau ada ekskul, belajar bareng, atau semacam itu lah. bisa lebih lama, molor. tapi kalau mid semester? jam 11.00 pulang (bahkan bisa lebih cepet, kalo saya ngerjain soalnya cepat) dan paling lambat jam 12.00 sudah tiba di rumah. dan apa yang saya lakukan selanjutnya? tidur, makan, sholat, bercanda sama adik, dan belajar (ini jelas! kalo kamu ga mau tergilas oleh yang lain, haha).

dan yang lebih mengasyikkan lagi pengalaman saat mid semester pertama di sma saya. cukup shock juga, hari pertama langsung diawas sama guru yang menurut saya serem . tapi gapapa kok, berjalan baik-baik saja, dan mungkin lumayan mulus. nah, hari-hari berikutnya soal-soal yang diujikan bikin saya mencret-di-tempat-sambil-ingus-meler. huuaaa! susah banget! mana karena saya ikut program rsbi, maka untuk midsemester saya dapat soal plus plus. plus essay. plus bahasa pengantar soal yang bahasa inggris. saat kita sekelas mau protes, dengan mendelik si guru ngomong: itu konsekuensi kamu ikut rsbi. kalo ga mau, ya silakan mengundurkan diri. oh no!

belum selesai! kalo soal bahasa inggrisnya bener (maksudnya grammar sama vocab soalnya bener) itu masih mending. yang parah, guru saya ada yang maksain (dan sepertinya pake trans tool -itu loh software buat translate ke b.ing yang maksa- menurut saya) dan hasilnya : taraaa! membuat saya shock, sampai sampai saya ga ngerti maksud dan inti dari soal itu. contoh: diagram jadi she/he gram (apakah itu? saya ga ngerti maksudnya sampai temen saya akhirnya berbaik hati ngasih tau) terus lagi throw away sampah (apa pula itu pak?) dan teori teori yang dipelesetkan sampai saya ga ngerti artinya. ooooh tolooooong

dan hari kedua terakhir, guru saya dateng ke kelas, saat sekelas hening (lagi ngerjain matematika om! gimana bisa konsen kalo ribut?) dan tiba tiba si ibu bilang: IBU GA MAU ADA YANG KERJA SAMA LAGI . IBU SUDAH LIAT HASIL FISIKA KEMARIN , DAN IBU TAHU . KALAU KALI INI KALIAN MASIH KERJA SAMA , IBU TAK AKAN MENERIMA HASIL MID SEMESTER KALIAN !(seruangan shock)lalu ibu keluar dan ke kelas sebelah dan ngegebrak pintu lagi dan teriak lagi. dan usut punya usut, ternyata eh ternyata katanya ada anak yang ngadu ke ortunya soalnya dia ngerasa ga adil. temennya kerja sama padahal dia kerja sendiri. ga adil kan? nah, ortunya malah ngelapor ke sekolah, dan jadilah kejadian seperti tadi itu. huaaaa

dan last day- setelah hari sebelumnya yang ngeblank banget pas sociology (OMG! saya kan bukan anaknya auguste comte atau ralph linton, makanya saya ga tau apa kata mereka!) kimia-sejarah dapat diselesaikan dengan cukup baik (mungkin) haha. peduli amat lah, udah hari terakhir ini. saya ingin bersenang senang. karena hampir sebulan -beban midsemester- menggantung, dari pas ramadhan saya usahain baca apapun buku yang mungkin bermanfaat buat saya. tapi sekarang? BEBAS! haha akhirnyaaa (eh ga bebas bebas banget deng, besok masih ada tugas deutsch. hoooh) tapi setidaknya sekarang saya bebas, walaupun besok saya harus berangkat sekolah bertemankan awan biru kelam dan kokokan ayam...

26 September 2008

ketika (mungkin) uang bisa membeli segalanya .

kau tak pernah sadar dengan apa yang kau lakukan terhadap uang yang kau miliki . tak sadar , bahwa uang yang kau miliki telah menghancurkan hati banyak orang di sekitarmu . tak sadar , bahwa persepsimu : dengan uang aku bisa membeli segalanya , mengundang hukum karma untuk kejatuhan dirimu sendiri .

sebelumnya saya ingin menggarisbawahi mengenai hukum karma . saya beragama islam , tapi saya percaya dengan hukum karma dalam konteks yang sesuai dengan agama islam .

saya merasakan betapa menyakitkannya jika seseorang berubah karena segepok uang lebih di kantongnya . ini gila , dunia ini gila . karena kini uang dapat membeli rasa cinta dan kedamaian . gila , karena uang dapat menekuk lutut harga diri hingga batas terendah yang dapat dicapai . GILA ! dan jangan sampai kita mau jadi bagian dari dunia yang mulai gila ini . jadilah pewaras-dunia . karena kalau bukan kita , siapa lagi ? klise , tapi itulah esensinya .

24 September 2008

kepercayaan yang keropos

ibarat bangunan , yang terdiri atas pilar pilar yang menegakkannya , begitupun sebuah kepercayaan , yang ditegakkan oleh unsur unsur orang yang saling mempercayai tersebut .

lalu , bagaimana dengan kepercayaan yang keropos ?

kepercayaan yang keropos adalah kepercayaan yang dangkal , yang dapat dengan mudah digoyahkan . ketika unsur / pilar yang membangun kepercayaan itu tergoyahkan , maka hancurlah kepercayaan itu . kepercayaan yang keropos dapat timbul jika ada salah satu pihak pembangun kepercayaan yang memiliki landasan lain dalam membentuk kepercayaan selain yang seharusnya telah disepakati (langsung maupun tak langsung) . landasan lain yang menyertai biasanya bermotifkan egoisitas salah satu pihak , di mana pihak tersebut menginginkan segala sesuatu sesuai dan tidak merugikan / mengorbankan dirinya . padahal dalam membina rasa saling percaya dibutuhkan sedikit bahkan banyak pengorbanan dalam mensinkronkan landasan / unsur pembentuk rasa saling percaya tersebut .

sungguhlah merugi seseorang yang mengorbankan hubungan kepercayaannya hanya demi motif lain yang menghancurkan . karena sesungguhnya , kepercayaan yang didapatkan takkan semudah anda mengedipkan mata .

23 September 2008

ketika seorang titan merasakan betapa membosankannya duduk sambil termenung !

hah , besok sudah libur ! feel homey , hehe . tapi sungguhlah membosankan kalau kamu ga punya kerjaan (kea saya) .

tebak saya lagi ngapain ?
(perasaan dari tadi tebak tebakan mulu , hehe)

uh , saya lagi nemenin adik saya main tap a jam di rumah satunya . kapan coba terakhir kali saya nemenin adik saya main ?

uhm , ini mengingatkan saya kalo selama ini saya terlalu sibuk sama hal lain , maksud saya sekolah . yah mungkin teman saya tau , saya orangnya teng go , begitu bel saya langsung pulang . loh ? terus kenapa saya seolah olah tak punya banyak waktu di rumah ?

terus terang , saya masih beradaptasi dengan lingkungan yang baru (sma) , di mana buat saya segala halnya telah berubah . kamu ga bisa sesantai waktu smp , itu perubahan . kamu menghadapi tekanan yang menuntut kamu lebih dewasa , itu perubahan . dan jujur saja saya masih dalam tahap beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi . semoga saja saya cepat terbiasa .

bagaimana menyikapi perubahan ?

terkadang kamu tak kuat dengan tekanan agar kamu berubah . tapi saya dan anda tahu kalau ingin hidup di dunia ini , syarat mutlak yang diperlukan adalah mau berubah dan menerima perubahan di sekitar kita . perubahan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti , tetapi sesuatu yang harus dihadapi dengan senyuman . tersenyumlah , dan kau akan melihat segalanya jauh lebih mudah !

1 JAM MENUJU KEBEBASAAAN (BACA: LIBURAN)

coba tebak , apa yang terjadi bila kelas menghadapi hari terakhir belajar menuju liburan ?

coba tebaaak !

pertama , super rame . kedua , udah ga peduli lagi senyebelin apa guru yang masuk kelas . tiga , MENGHITUNG DETIK DEMI DETIK MENUJU KEBEBASAN

20 September 2008

-scout one's open fasting-

kemarin, jumat 190908 saya dateng ke scout one's open fasting (maksudnya buka puasa). makanannya, banyaaak banget. dan yang paling asyik lagi, saya akhirnya ketemu judi nanda karima ratna eijei surya-ball. uih, ngobrol sama mereka rame banget. sayang rangga putri pury tidak datang. padahal kalau ada mereka rasanya akan jauh lebih lengkap. tapi tenang, walaupun si rangga tidak datang, dia sudah menyiapkan bolu buat kami semua. thanks yo anggo! thanks juga buat tante popi, dan ka yogas yang nganterin kuehnya. hahaha. oh ya, saya baru tau kalo ka yogas dan ka hani mengalami disorientasi seksual. soalnya mereka berdua mojok melulu. haha. insyaflah kaaa! baru kali ini saya ngerasain nikmatnya berbuka GRATIS TIS TIS! kenyang banget. dan kita bukannya langsung tarawih di aula, tapi malah jadi gossip girl (uya gossip boy dong) sampai jam setengah sembilan cuy! padahal ibu tercinta sudah miskol miskol (ga punya pulsa kali yah, tiap mau saya angkat, eh mati). dann ibu pun marah begitu saya tiba di rumah...

17 September 2008

Blogging Is Good For Indonesian's Students (English Task)


NOW, you can share your experience, you can upload your photos, through a blog! Blog is like a website, but it's very different. For new Internet comer like us, if we want to share our experience (and other small things like that), it's difficult if we must make a website. You must understand about algorithm, and other computer's language. So, you can start "blogging" now. It's easy, and fun to share your ideas with other people throughout the world. You can go to multiply.com or blogger.com, make your account, and start blogging.

Everything has the advantages and disadvantages. And, I think blog has more advantages than disadvantages. If we are an entrepreneur, we can sell our product through a blog. If we are a mother, we can share how to care to our child, many recipes that we can cook in our home, and other tips.

If it is good for adult, is it good for us, students? I think yes.

I think blogging is good for us, Indonesia's students. Through blog, we can share our daily experience, our feel, our knowledge, and many others. Beside that, blog help us to reduce the global warming phenomenon. Blogging isn't using paper to write. So, we can minimize the cut of trees.

Especially for students, we can learn much more from blogging. We can visit other student's blog throughout the world, and learn how they're life, what they do daily, what they study in the school, etc. And of course, we can share our knowledge.

Beside that, the teachers can write the material through the blog, and the students can copy it, and then they can study it in each home. So, if the teachers enter the class, they just ask the material that they don't understand, and discuss it. It's effective and efficient, isn't it?

And if you are interesting to make your blog account, you can follow this instructions:
First, you can open your Internet explorer in your computer. You must sure that you have Internet connection.
Next, you type the web address : WWW.blogger.com
Then, click "create your blog now"
After that, fill the blank, and follow the instructions.
Next, click "continue" and follow the instructions again.
And finally, you have made your account and you can start blogging with click "new post" and write your experience, your activities, your knowledge, your idea, etc.

I think it's enough. Maybe you know other advantages of blogging. You can share it with me. I'll wait it. Thank you.

16 September 2008

RATNA AND KARIMA , THANKS FOR YOUR CARE !

makasih bnyk untuk ratna hartiningtyas dan karima nadya putri saefulloh untuk rasa care-nya . senang sekali rasanya tadi kita cerita cerita , mulai dari soal kehidupan baru di sma hingga bagaimana kita harus ke depannya , tentang masa lalu kini dan depan . kuharap jumat kita bisa ngobrol lagi . buat karima , kuharap kamu lebih memilih bubar dengan kami , scout one . tapi terserah kamu juga kalau mau bertemu dg teman 9d . its your right ! padahal kalau tadi ada pury eijei pasti akan jauh lbh menyenangkan , dan rame . aku juga jadi inget judi . buat judi , jangan mabal terus gara gara pengen ketemu si ogay dong . dan buat putri vanesia , kamu ceritain lagi tentang si vikar dong , wehehehe

OH ALHAMDULILLAH YA ALLAH FOR THIS DAY

PEOPLE OF THE WORLD ! (o yea i get the mp3 !)

"people of the world , do you know the truth about islam ?"

thanks a lot 4 my friend : hasna safira , because she has this mp3 . i have searched it since PLiST 08 . and today I GET IT ! yeah

you must listen to this song , and you will know the truth about islam . this songs good .

"in islam its all about peace , terrorism it doesnt teach , its all about love and family and charity , and praying to one god , this is islam ."

YOU MUST LISTEN IT !

OH MA'AM I DONT UNDERSTAND ABOUT THAT

cih . chemistry subject makes me so confused ! what must i do with covalent relation in the future ? i m not interesting about it , about nonpolar covalent , polar covalent , coordination covalent , and so on . CIH

12 September 2008

uh-oh , i miss my JHS's friends

duh , saya kangen teman teman smp . di sma saya berasa outsider (berlebihan , sebenarnya) . uh , saya kangen sama nita bocay si-teman-curhat-abadi . eijei tempat saya sharing ttg 'dunia malam' di indonesia :p . karima teman sd smp sma terbaik saya . dyah yang buka praktik malam di rumahnya :p . uya yang bulet dan bisa digelindingin dari atas atap rumah . nanda yang tegar . pury yang menceriakan suasana . ratna yang dewasa pemikirannya . angga yang aneh . dan bnyk tmen temen outstanding lainnya . saya juga kangen sama smp yang dekat bgt sama rumah , smp terbagus , terkeren yang saya tahu , smpn 1 cimahi .

oh god , i wanna meet YOU ALL !

try to be better

hari ini saya ada pelajaran matematika . sempat saya berpikir , buat apa belajar matematika ? toh , nantinya saya ingin jadi seniman (misal)

dan matematika mengajarkan saya bahwa setidakpentingnya suatu ilmu , pasti ada manfaatnya . seperti eksponen yang tidak kita butuhkan untuk makan sesuap nasi , tetapi suatu saat pasti kita butuhkan .

begitupun semua ilmu yang kita pelajari , suatu hari nanti pasti kita butuhkan .

11 September 2008

"i have sore throat !"

uh-oh . today is 11th day of holy month , ramadhan . and , i feel BAD , VERY BAD , because i am sick in this midday , when i am fasting . oooh- i wanna drink a glass of water , eat nasi timbel (weheey!) , and so on .

oh maghrib , please come faster !

o , i forget one thing that you must know . uhm , i thank to the god , allah swt , because you give me what i want ! :)

10 September 2008

my first blog

today, 10-9-08, i have made my first blog. i m happy because i can share my experience in my life through this blog. o.k. it's enough. give me your opinion about myself or my blog. i will wait it. thanks.