17 Januari 2009

hitam tidak selalu hitam, putih tidak selalu putih. terkadang abu-abu lebih baik

banyak orang bilang, pilihan yang pasti itu lebih baik daripada pilihan yang setengah-setengah. jadi katanya, kalau kamu mau pilih hitam, ya pilihlah hitam. kalau mau pilih putih ya putih. jangan 'banci', jangan abu-abu, jangan plin-plan. tapi apa benar memang harus selalu seperti itu.

bagi saya sendiri, dunia itu tak cukup 2 pilihan, hitam dan putih. terkadang dunia dan kehidupan tersebut membutuhkan abu-abu sebagai penengah. bukan berarti abu-abu ini plin-plan dan tidak punya pendirian. mereka juga memiliki eksistensi di dunia sebagai suatu pilihan.

yah tapi tidak semua pilihan memiliki 'abu-abu'nya. terkadang lebih baik antara hitam dan putih, tanpa campur tangan abu-abu. karena dia mungkin akan memperumit keadaan. karena secara harfiahnya, abu-abu sebagai penengah di sini adalah sebagai 'pencari jalan keluar', oleh karena itu abu-abu selalu bisa bersiasat dan berkelit dalam mencari alasan kenapa dia cenderung berada di daerah tersebut.

sekali lagi, tidak segala sesuatunya terbatas pada hitam dan putih, tapi kadang-kadang abu-abu pun diperlukan. tapi itu opsional, hanya kadang-kadang. dan sekali lagi, diakuinya daerah abu-abu bukan berarti bisa bersiasat.

dan ini bisa diaplikasikan ke dalam beberapa bidang di sekitar kehidupan kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar