12 Oktober 2010

(Chibi) Maru(ko)-Chan

Belakangan ini lagi santer isu Indomie yang pakai lilin. Aduh, ampun, sekalinya tahu berita, yang begini. Tapi peduli amat, soalnya aku kangen berat sama Indomie Goreng Jumbo. Menyesal hati ini tidak membawa sekardus Indomie kemarin. Apa boleh buat, gengsi di awal, sesal di akhir. Jadinya kemarin nyari-nyari mi instan di Walmart, dan dapat, merknya Maruchan. Sayang, tak seenak Indomie. Harganya cuma 16cents sih. Terus ada yang rasa pork, lagi. Pasti enak banget tuh, dan patut dicoba. Percobaan pertama: rasa udang!

Rasanya kurang lebih kaya Indomie Ayam Bawang, tapi yang satu ini Indomie Udang Bawang. Mana tak ada minyak sayur dan cabainya lagi. Hanya ada bumbunya saja, kawan-kawan! Yang terasa ya monosodium glutamatnya saja.

Nanti kalau ke Walmart lagi, aku mau borong sekardus Maruchan! Murah, dibandingkan beli camilan lain, Lays misalnya, satu bungkus kecil 1 dollar. Atau alternatif lain: microwave popcorn, 8 bags hanya 2.50 dollar. Murah lah, soalnya ini sama dengan beli 1 bag popcorn di bioskop di Indonesia.

Kenapa saya ngomongin makanan? Karena sekarang makin dingin, bawannya ngantuk dan lapar. Pagi-pagi waktu bangun suhunya bisa kurang dari 10 derajat celcius. Aduh, aduh. Terus sekarang bawaannya rajin ngantongin makanan dari kafetaria, entah itu cream cheese strawberry yang enak banget untuk dicamil, atau sebotol susu, karena di kamar aku punya 2 kotak sereal: raisin bran dan cornflake almond, kalau-kalau mau shaum dan tak punya apa-apa untuk sahur. Yummy!

Ya, autumn (benar-benar) telah tiba! Menyesal juga waktu itu menyumpah serapah saat hari pertama musim gugur tiba: Naha ieu masih hejo keneh kieu? Masih haneut deui, teu karasa musim gugurna.

2 komentar:

  1. rasa babi? rasanya doang kan?

    BalasHapus
  2. titan, saya juga makan ramen itu loh haha saya makannya rasa ayam :D

    BalasHapus