30 Oktober 2012

Surat Untuk Masa Lalu

Bandung, 28 Oktober 2031.

Teruntuk masa laluku. Kabarku baik, tapi seharusnya bisa jadi lebih baik ini. Berita yang muncul di Koran tak pernah berubah; malah makin memburuk, kalau boleh kubilang.

Semakin banyak anak yang tak punya bangku untuk belajar di sekolah. Semakin banyak pula anak yang tak bisa mendapatkan perawatan kesehatan yang layak karena pemerintah yang korupsi menjadi tidak akomodatif.

Lucunya, kebanyakan orang-orang berkuasa saat ini adalah teman-teman SMA dan kuliahku dulu. Usaha keras mampu membawaku ke dalam jaringan orang-orang seperti mereka. Sayang, aku hanya bisa diam ketika mereka melakukan hal yang tak seharusnya dilakukan.


18 Oktober 2012

Klasik: Dimulai dari Buku

Perasaan bahagia datang ketika aku mengingat masa kecilku dulu.

Aku senang membanding-bandingkan nilai rapor SD-ku dengan milik kakakku, karena nilaiku selalu lebih bagus darinya. Celetukan macam, "Ih, Putri, masa' kamu matematika cuma dapet 7.5 doang sih?" sudah biasa terdengar. Masih jelas juga seberapa senangnya aku ketika di caturwulan 1 kelas 1 SD aku berhasil mendapatkan ranking 4. Setelah mendapatkan rapor itu, aku berlari memeluk ibuku, menyodorkan raporku, dan dengan bangga menyampaikan, "Bu, akhirnya anak ibu bisa ranking 4. Si Putri 'kan nggak pernah dapat ranking di kelasnya."

Halo, Putri, aku memang adik tengil yang mengumbar fakta bahwa sampai kelas 5 SD kamu tak pernah dapat ranking 10 besar.


09 Oktober 2012

Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Indonesia ke Greater Boston Area, MA

Sebuah surel masuk ke dalam kotak masukku siang itu; seorang 'tetua' di komunitas orang Indonesia di MIT yang mengejar gelar PhD memberitahukan dengan singkat sesuatu yang menarik.
Halo Temans,
Hari Senin (17 September 2012) kita di Boston rencananya akan kedatangan rombongan Wakil Menteri Dikbud (Pak Musliar Kasim).  Wamendik ingin mendapat masukan dari mahasiswa2 Indonesia yg belajar di AS, jadi ada usulan untuk pertemuan santai untuk bincang2 dengan mahasiswa atau masyarakat Indonesia di daerah Boston. Rencana pertemuannya diadakanpada tanggal 17 Sep 2012 (sore/malam, harus di-finalize... kemungkinan besar setelah jam 5pm atau 6pm).
Pikiranku langsung melayang jauh: bertemu Wamendik langsung berarti bisa berbicara empat mata mengenai masalah pendidikan di Indonesia! Karena itu, jangan ditanya seberapa semangatnya aku untuk datang ke pertemuan hari itu, dan seperti biasa, rasanya bangga sekali, karena tidak semua orang punya kesempatan seperti itu.


01 Oktober 2012

Recap September: UWC 30/50, Harvard-MIT, Southeast Asian Cultural Night

50 years of home, video by UWC Red Cross Nordic.

So, September was a blast (yes, I need to type that in bold). I had my own way of celebrating 50 years of UWC and 30 years of UWC-USA, by having a long video call with my Kili hallway friends: Andrea and Simona. Lucien was not there because she's in the Netherlands, and we have different timezone; it was already late night in US, so it probably was early morning in Lucien's place.