27 Desember 2013

Tips: Bagi Mereka yang Tak Pulang

Mahasiswa-mahasiswa mendorong kopernya pulang, melewati tumpukan salju 6 inci tersebut. Senyum mereka mengembang: satu semester lagi telah mereka lewati, dan keluarga menunggu mereka di rumah. Meskipun mereka tahu pesawat mereka akan delay karena sejak kemarin badai salju belum berhenti, toh mereka tetap bersemangat juga. "I cannot wait to get out of this campus," begitu kata salah satu dari mereka.

Aku? Ah, aku.


23 Desember 2013

Printilan: Hari Cuci Baju

Blog post kali ini terinspirasi dari temanku yang sedang mengikuti pertukaran pelajar di Korea Selatan, Ratna. Suatu kali dia bercerita tentang bagaimana mencuci baju di asramanya. Hal kecil, tapi membuat penasaran beberapa orang. Apa dijemur di luar? Apa sama dengan di Indonesia?

Tiap hari Minggu, keranjang baju kotorku penuh. Ini hari cuci baju buatku, alias laundry day. Hal pertama yang harus kulakukan adalah menyalakan laptopku. Lho, kok?

Laundryview: cara mudah melihat apakah ada mesin cuci yang kosong.


17 Desember 2013

Cerita dari Kereta Kota

Survival guide #1 di Boston. Diambil dari sini.

Seseorang tiba-tiba naik red line, kereta merah di Stasiun Park Street. Matanya merah, jelalatan. Sontak kubuang pandanganku, pelajaran yang kudapat tahun lalu ketika tak mampu menjawab pertanyaan professorku masih jelas, "Kalau kamu tak mau diajak bicara atau ditanya, hal pertama yang harus kamu hindari adalah kontak mata."


15 Desember 2013

It's Your Day

I have never been this grateful to whoever invented social media. Without him/her/them, I would not receive so much love in the past two days. Thank you everyone who took time to congratulate and pray for me. I really appreciate it.

12 Desember 2013

Robot Pertama

11 Desember 2013. Pagi ini aku bangun dengan semangat; bukan hanya karena hari ini adalah hari terakhir kuliah, tetapi juga karena ada dua projects yang akan kupresentasikan hari ini: DP2 2.00 Introduction to Design (yang akan aku ceritakan lebih lanjut di post berikutnya setelah Prof. Yang merilis link Flickr untuk foto-fotonya), dan Autonomous Line-Following Robotic Carts 2.678 Electronics for Mechanical Systems.

Perkenalkan, ini robot milikku dan partnerku, Fernando Cunha. Robot #35 ini sudah 'menderita' puluhan kali uji coba (dan makian, karena tidak bekerja sesuai dengan keinginan).


04 Desember 2013

Homogen

Katanya, orang yang menghabiskan hidupnya di lingkungan yang serba homogen, di mana dia adalah bagian dari mayoritas, belum tentu punya sensitivitas dan empati yang sama dengan orang yang terbiasa tinggal di lingkungan yang serba heterogen. Benarkah?


28 November 2013

Menyelamatkan Bumi & Menghancurkan Astro (2.00 DP1)++

Hal pertama yang aku ingin lakukan ketika berada di laman ini adalah menuliskan seberapa beratnya beban akademisku selama tiga-empat minggu terakhir. Karena itu aku belum sempat menulis hal-hal yang ingin kubagikan dengan kalian semua. Tetapi karena hari Rabu-Minggu ini libur (Thanksgiving Day!), akhirnya aku memiliki kesempatan untuk menulis di sini. Hore!


15 November 2013

'Aneh tapi Nyata' - Evan Ziporyn

Ada suatu hal menggelitik yang dibahas oleh dosen musikku hari Selasa lalu. Setelah minggu lalu yang intens dengan musik dan tari Bali, kemudian ditutup dengan konser Gamelan Galak Tika, minggu ini kelas musikku mengambil satu langkah ke belakang dan mencoba merenung lebih banyak.


Bandar Udara yang Romantis


View Larger Map
Logan International Airport
Jika ada seseorang bertanya, "Di mana tempat paling romantis di dunia?" aku pasti akan menjawab dengan cepat, "Di bandar udara."

11 November 2013

Tips: Mengalahkan Musim Dingin untuk Manusia Tropis

*I no longer update this blog, I have moved to: https://noortitan.wordpress.com. Thanks!

Daun-daun kuning, merah, dan jingga sudah habis rontok semua. Suhu di malam hari sudah menyentuh di bawah nol derajat. Jaketmu yang dibawa dari Indonesia sudah tidak mempan lagi menahan angin yang menusuk. Musim dingin sudah di depan mata, walau belum ada salju yang turun. Ini kali pertama kamu pergi ke negeri empat musim, dan kamu mulai misuh-misuh sendiri karena kedinginan.

Tenang, berikut ini hal yang bisa kutawarkan sebagai mahasiswa berdarah tropis yang sedang menjalani tahun keempatnya di Amerika Serikat, hehe.



10 November 2013

'Kotekan' dan 'Angsel' Gamelan Galak Tika

Pak Maman dan Pak Iim, dua guru kesenianku di sekolah dasar, selalu berada di ruang degung setelah jam pelajaran berakhir. Siapapun yang ingin bermain degung Sunda (tipe gamelan di daerah Jawa Barat), dipersilakan untuk belajar dan bermain sepuasnya. Sejak kelas empat sekolah dasar, aku sudah akrab dengan saron, gong, kecapi, bonang, dan suling. Spesialisasiku saat itu, tentu saja, adalah gong dan saron. Gong sangatlah penting, karena dialah yang menjaga ritme lagu, sedangkan saron sangat menarik, karena dia yang paling lincah dan nada-nadanya berlari ke sana kemari.

04 November 2013

Take a Break and Reward Yourself!

Ada hal implisit yang sering aku sampaikan di entri-entri yang kutulis.

Tetap kalem dan jangan lupa beristirahat. 

03 November 2013

Introduction to Design (and MIT Hack!)

Halo-halo-halo! Apa kabar kalian semua? Cambridge dan Boston sudah mulai dingin, dan beberapa hari yang lalu anginnya kencang sekali (dan semua dedaunan langsung rontok!). Rasanya sebenarnya menyenangkan sekali untuk berjalan di atas dedaunan rontok yang kuning, merah, dan jingga. Ada bunyi 'kresek-kresek' yang menyenangkan di sana!

Seperti yang sudah saya jelaskan dalam entri sebelumnya, walaupun sistem kuliah di MIT termasuk dalam semesteran, kelas yang saya ambil dalam jurusan 2-A semester ini kebanyakan sistemnya kuarter. Alhamdulillah, kuarter pertama sudah selesai dan saya berhasil menyelesaikan satu kelas (2.01 -Elements of Structures) kemarin dengan gemilang. Terima kasih pada dosen 2.01 saya yang resmi jadi dosen favorit saya di MIT: Prof. Simona Socrate!


28 Oktober 2013

Sumpah (Serapah) Pemuda Indonesia

Esai singkat ini pernah diikutkan dalam lomba tingkat sekolah di SMAN 3 Bandung tahun 2009. Kata-katanya memang terdengar klise, mohon maklum. Selamat Hari Pemuda Indonesia, semoga yang keluar dari kita bukan hanya sumpah serapah saja, tetapi benar-benar sumpah yang merubah.


Sejarah sudah ditahbiskan di berlembar-lembar kertas. Saksi hidup yang telah disaput tanah pun sudah serahkan hal yang seharusnya dikatakan. Seperti yang diprediksikan, sejarah hanya akan dikenang, seumpama aroma dedaunan yang mengingatkan pada panjangnya musim meranggas, atau wangi khas tanah yang mengingatkan pada dinginnya musim penghujan.

Banyak kepala, banyak tanya yang muncul. Selalu: buat apa dikenang, buat apa diingat kembali?


Keputusan (Kraton) Yogyakarta

Apa yang akan terjadi jika Sultan Hamengkubuwono IX tidak mengirimkan pesan pada Soekarno untuk bergabung dengan Indonesia pada tahun 1945?


GKR Hayu dan KPH Notonegoro.


27 Oktober 2013

Meja Perayaan dan Kangkung Belacan

Musim gugur hampir berakhir. Angin saat musim perpindahan seperti ini biasanya lebih kencang. Hanya mengenakan jaket fleece yang dibelinya saat diskon besar-besaran tahun lalu, Arina merasa kedinginan. Dia pun berlari kecil setelah keluar dari stasiun kereta bawah tanah Chinatown. "Tapi Boston akan lebih dingin daripada ini saat musim dingin nanti, aku tak boleh mengeluh," pikirnya.


20 Oktober 2013

Ragam: Manggung Angklung, Idul Adha, Musim Gugur, dan Regatta

I know it's long overdue...



Oleh-oleh dari Southeast Asian Cultural Night 2013 di MIT!

Tahun lalu, AIS (Association of Indonesian Students) berpartisipasi dalam acara SEA Cultural Night ini dengan menampilkan Tari Saman dan menyajikan makanan Indonesia (rendang dan telur balado). Tahun ini pun kurang lebih sama. Karena waktu latihan yang amat terbatas, kami memutuskan untuk menampilkan angklung. Jadilah kami bertujuh, dari kiri ke kanan: Jonathan Mailoa, Rezy Pradipta, Azalea Ayuningtyas, Novalia Pishesha, Noor Titan Hartono, Rhogerry Deshycka, dan Erioseto Hendranata. FYI, yang anak undergrad-nya hanya aku dan Gerry lho, hehe. 


06 Oktober 2013

Semester Tiga Teknik Mesin di MIT

*I no longer update this blog, I have moved to: https://noortitan.wordpress.com. Thanks!

Halo! Apa kabar kalian semua? Semoga Allah senantiasa memberikan berkah-Nya yang tak terkira buat kita semua, ya.

Karena banyak teman-teman yang bertanya mengenai seperti apa kelas di MIT, kali ini, aku ingin bercerita banyak mengenai kuliahku di jurusan teknik mesin (fleksibel) di MIT semester tiga ini. Jika ada orang yang bilang bahwa ilmu itu candu, aku akan setuju dengannya. Setelah setahun kemarin mengalami TPB, alias Tahapan Persiapan Bersama di sini, di mana aku harus mengambil kelas-kelas umum dasar semacam Kalkulus, Fisika Dasar, Intro Biologi, Kimia Dasar, dan sebagainya, tahun ini akhirnya aku benar-benar belajar tentang teknik mesin! Hore!


26 September 2013

Teropong Pengintip Masa Depan: Belajar Bahasa Indonesia

English translation of this post is available after the Indonesian part.

Sebuah pertanyaan tiba-tiba datang di pikiranku, saat aku debugging tugasku dengan MATLAB siang ini. Apa yang akan kamu lihat di dalam teropong yang bisa mengintip masa depan? Atau lebih tepatnya, apa yang ingin kamu lihat di dalam teropong yang bisa mengintip masa depan?



21 September 2013

A Small Talk: Kamu Kerja di Mana?

ANA 12: Penerbangan 11 jam 35 menit, semua bermula dari sini.

Mataku masih bengkak, sebagian karena kelelahan yang parah, ditambah dengan ketidakstabilan emosi: siapa yang tidak menangis saat meninggalkan rumah keempat kalinya untuk merantau jauh?


18 September 2013

Necessities Courtesy Bag: Fitrah yang Berbeda

Foto diambil dari sini.

Wanita berbeda dari pria. Wanita punya kebutuhannya sendiri, pria pun begitu. Apakah Necessities Courtesy Bag ini? Di kampus saya, di tiap toilet wanitanya, pasti ada tumpukan kantung kertas ini. Fungsinya adalah sebagai tempat bekas pembalut, agar tidak berceceran di mana-mana ketika dibuang ke tempat sampah. Makanya, kantung ini disebut juga 'kantung kebutuhan agar sopan' -kurang lebih seperti itu.


14 September 2013

Burung: Cara Terbang Tanpa Menghilang

Ada banyak hal yang ingin saya ceritakan kali ini. Beberapa di antaranya terinspirasi dari teman-teman yang bertanya pada saya sebelumnya.

Bagaimana rasanya sekolah di Amerika Serikat? Bagaimana pergaulannya? Bagaimana tanggapan mereka dengan identitasmu sebagai Muslim?


09 September 2013

Home


Manusia paling beruntung adalah mereka yang punya tempat untuk kembali, mereka yang punya rumah. Lebih spesifik lagi, mereka yang tahu bahwa tempat kembali yang mereka punya adalah tempat ternyaman dan teraman bagi mereka.

Rumahmu di mana?

05 September 2013

A Milestone

Sebelum saya mulai cari banyak alasan untuk menunda menulis...

Lantai tiga. Asrama yang sama dengan tahun lalu, dengan pemandangan yang berbeda dari jendela kamarku.

Berbangga hati rasanya, dan bersyukur luar biasa: saya memulai tahun kedua saya di universitas (dan tahun keempat saya di Amerika Serikat), kakak saya akan mulai merantau ke Kota Gudeg untuk meneruskan S2-nya besok, adik saya memasuki tahun terakhir di SMA, dan teman saya, Ratna, berhasil ikut pertukaran mahasiswa ke Korea. Alhamdulillah, luar biasa, Allahu Akbar.

A milestone, sebuah titik pencapaian.


21 Agustus 2013

A Short Conclusion

Saya punya pertanyaan singkat, apa yang manusia bisa dapatkan/ hadapi dalam setahun? Mungkin jawabanmu seperti di bawah ini:

27 Juli 2013

Life, Death, and In-Between

Hari ini aku mendapat undangan dari teman-teman SMP-ku, ada buka bersama angkatan, kabarnya. Di sebuah cafe di Dago, sekitar 50 orang hadir. Yang satu tertawa melihat yang lain, yang dua terkaget-kaget dengan perubahan tiga yang duduk di seberang. Satu yang jelas: asap rokok dan kenangan terasa kental di langit-langit yang disinari cahaya remang. Sesaat kemudian, bulu kudukku ikut meremang; dikabarkan dua dari 390-an teman seangkatanku sudah kembali ke pangkuan-Nya. Hal ini kontan membuatku berpikir, kapan giliranku?


17 Juli 2013

Ramadhan

Satu, dua, tiga, empat, ..., dua puluh lima, dua puluh enam. Daftar teman yang harus saya temui semakin panjang. Daftar sepupu jauh, paman-bibi, serta kerabat jauh yang belum sempat saya sungkem-i selama empat tahun terakhir juga tak kalah panjangnya. Setelah sekitar seminggu Ramadhan dimulai, dan sekitar tiga minggu menuju Lebaran, keluarga saya mulai disibukkan dengan printilan bulan puasa dan Idul Fitri yang tak habis-habis. Baju baru, berapa toples kue kering yang harus dipesan, menjahitkan baju, hingga antre membayar ini-itu sebelum mudik. Belum lagi, di sela-sela itu, masih ada ajakan dari berbagai grup pertemanan untuk buka bersama. Luar biasa.

Sedikit juga perasaan sedih menyusup. Tiga minggu setelah Lebaran, aku harus kembali ke Boston. Liburan musim panas ini terlalu menyenangkan untuk diakhiri, meskipun aku tahu, ada bagian hidupku di sana yang harus dilanjutkan.


12 Juni 2013

Recoil?

Kabarnya, Indonesia mengalami kemarau basah tahun ini. Tak akan ada satu-dua hari tanpa hujan hingga penghujung tahun ini. Walau saat bangun pagi kamu bisa melihat langit yang biru terang, setelah adzan Dzuhur, langit berubah cepat menjadi kelabu dan berawan. Pukul dua-tiga-empat-lima, hujan turun: ibu-ibu rumah tangga berlari menyelamatkan jemuran di halaman rumah, anak-anak sekolah terpaksa hujan-hujanan karena terlalu malas membawa payung, bapak-bapak pekerja kantoran sudah terbiasa membawa sendal jepit dan menembus genangan hujan dengan motor mereka. Koar-koar soal jalan rusak parah, selokan yang membludak, hingga kemacetan luar biasa sesaat setelah hujan berhenti, terdengar semakin nyaring dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Ya, musim hujan yang terlalu panjang. Hujan, kata Tuhan, adalah berkah.


27 Mei 2013

Cimahi: Bukan Sekadar Bandung Coret

"Kamu asalnya dari mana?"

Saat bertemu dengan orang-orang yang baru kukenal, selalu ada dua pilihan dalam menjawab pertanyaan ini. Jika aku menjawab, "Dari Bandung," mereka tak akan bertanya-tanya lagi dan akan membalas dengan anggukkan mengerti. Tetapi, jika aku menjawab, "Dari Cimahi," hampir dapat dipastikan, mereka akan langsung menyambar, "Cimahi itu di mana?"

Cimahi itu tak hanya soal komunitas death metal-nya, kawan!

23 Mei 2013

UP (The Umbrella Project): When Technology Meets Art



MIT CSAIL (Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory) dan Pilobolus, hari Minggu kemarin mengadakan acara luar biasa: UP (The Umbrella Project) di Barry Astroturf Field. Seperti yang bisa kalian bisa lihat di videonya, 'eksperimen' ini benar-benar sederhana: ratusan orang diberikan payung dengan lampu LED tiga jenis: merah, hijau, dan biru, yang bisa dinyalakan sendiri-sendiri, dua-dua, atau tiga-tiganya sekaligus.

An umbrella never looked this awkward before.


13 Mei 2013

Rasa Indonesia di Batas Dunia

Ada satu hal luar biasa mengenai hubungan antar-manusia, mengenai kelompok kecil, negara, kesukuan, serta budaya, bahasa, dan rasa saling memiliki. Kamu, yang lahir dan dibesarkan di negara bernama Indonesia, kemudian pergi merantau, membawa apa yang kamu sebut identitas dirimu.

Beruntunglah aku, yang menemukan komunitas orang-orang Indonesia di daerah Boston. George Sherman Union, Boston University, menjadi saksi hari Sabtu yang luar biasa: Indonesian Cultural Night 2013 yang diadakan Perhimpunan Mahasiswa di Amerika Serikat (Permias)- Massachusetts.

Jujur, awalnya aku agak skeptis, ketika aku ditawari untuk ikut menari Saman dengan 6 teman-teman dari Indonesia lainnya. Masih ingat Southeast Asian Cultural Night yang diadakan di MIT? Saat itu, untuk tari Saman, kami berlatih hingga 3 minggu sebelumnya secara rutin, minimal 2 kali seminggu. Tetapi ternyata teman-teman baruku yang tidak hanya dari MIT, tetapi juga dari Boston University dan Harvard, benar-benar cepat dalam menghafal gerakan baru. Hasilnya luar biasa!

 Foto ini diambil oleh Rafael Widjajahakim.

19 April 2013

Untuk Bumi yang Kita Tinggali (dan Warga Greater Boston Area, Terutama MIT)

Halaman utama MIT Website hari ini

Seminggu terakhir merupakan satu minggu yang tak terbayangkan akan jadi bagian hidupku. Aku kira, bom Boston yang terjadi saat acara Boston Marathon akan jadi hal mengerikan terakhir di pengalaman hidupku. Aku pun berpikir hal yang sama dengan Tsunami di Aceh sebelumnya, bom Bali, dan juga gempa Yogyakarta yang menimpa keluarga besarku sebelumnya.


08 April 2013

Stabilitas

Pole diagram: real axes + imaginary axes = menentukan stabilitas hidup?

Manusia jelas maunya hidup yang stabil: dua anak cukup, punya rumah di suburban kota metropolitan serba ada, kerja lima hari seminggu, uang cukup untuk jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarga sekali setahun juga untuk mudik tiap Lebaran, mampu berkurban kambing saat Idul Adha tiba dan menyekolahkan anak di perguruan tinggi terbaik di negeri ini. Tipikal gambaran hidup stabil suatu keluarga di Indonesia.

07 April 2013

The Esplanade Boston-Swing-Spring!

Foto diambil dari KenKen Photoblog, diambil tahun 2012: The Esplanade Boston.

"Saya harus tersenyum dan saya harus berbahagia dengan apapun yang saya miliki saat ini." Tulisan ini terpampang besar di whiteboard kecil di kamar asramaku di kampus. Dulu, biasanya saya menulis to-do list di papan itu, semacam "Problem Set 18.03 hari Kamis," atau "Proposal Project 8.02 hari Jumat." Tetapi saya memutuskan sesuatu beberapa hari yang lalu. Semuanya berasal dari cara pandang kita sendiri akan sesuatu. Basi sekali memang, apa boleh buat. Tekad baru tak ada salahnya, kan? Ada beberapa hal yang kulakukan:

18 Maret 2013

Tiga Nama Satu Tujuan // Satu Nama Ratusan Tujuan

*Entri kali ini akan menjadi salah satu entri tipikal saya: satu entri dengan dua atau lebih inti. So, please, bear with me, hehe.

Tiga Nama Satu Tujuan

Belakangan ini linimasa saya ribut. Akibat mengikuti beberapa akun hardcore mahasiswa ITB, saya jadi tahu soal Pemira ITB 2013, alias pemilihan Presiden Keluarga Mahasiswa ITB. Hanya ada dua calon yang maju, dan kedua-duanya berasal dari SMA yang sama dengan saya.


09 Maret 2013

Lagu Baru - Sebuah Kisah Perubahan

Oleh Edward Suhadi

Jika Anda belum pernah melihat video di atas, saya anjurkan agar anda memberikan waktu 30 menit untuk menontonnya. 

Waktu pertama kali saya lihat konsepnya Indonesia Mengajar milik Pak Anies Baswedan, saat itu juga saya bilang, "Saya akan bikin hal yang lebih hebat dari itu. Yang lebih hype." Salahkan obsesi dan kepribadian saya, karena biasanya saat orang lain bilang, "Saya ingin kerja di Google," saya selalu bilang, "Saya akan bikin tandingannya Google. Yang lebih hebat."


21 Februari 2013

Spice of Life vs 'Spicy' Life

My Favorite KompasTV Program: Spice of Life (Episode 19)

I am truly happy that some of you dropped me an e-mail, asking me some questions (about going to school in States, especially). I might not answer it very well, because it really depended whether I was in mood, hehehe. Let me write a recap on most frequently asked questions.


09 Februari 2013

Rangkuman Empat Tahun


Manusia itu berevolusi, selalu. Menjadi lebih baik, itulah harapannya. Tulisan-tulisan di bawah ini ditemukan di notes Facebook saya, menguak cerita lama dan menjadi saksi seberapa jauh saya sudah berubah dan tumbuh. If you're my friend on Facebook, feel free to read them. They are quite interesting.

29 Januari 2013

Kenangan Lodaya

Dari kotak kecil-kecil bernomorurutkan dari 101 hingga 730-an, sepucuk surat terlihat di kotak kecil yang aku hafal benar. Kotak surat milikku.

Salju di luar menambah lelahku hari ini. Satu jam kerja, enam jam duduk manis mendengarkan presentasi para wakil perusahaan itu menjelaskan produk mereka, memaksaku menenggak dosis besar bagaimana caranya berinteraksi dengan mesin bernama komputer dan mengerti bahasanya. Untung oseng-oseng wortel, sosin, baso udang, dan buncis yang kemarin kumasak masih bersisa, dengan nasi impor dari Thailand yang cukup otentik. Makan malamku sempurna.


20 Januari 2013

Independent Activities Period, Period

Dengan sistem kalender yang 4-1-4 (4 bulan Fall semester, 1 bulan Winter term, dan 4 bulan Spring semester), MIT memiliki cara tersendiri untuk mengutilisasi mahasiswa-mahasiswanya yang haus akan ilmu (yang tidak melulu soal kuliah formal). Karena itulah, Winter term (atau sebagaimana mahasiswa Harvard menyebutnya: January term/ J-term) di MIT disebut juga Independent Activities Period (IAP). Beberapa teman saya ada yang masih di kampung halamannya, tapi kebanyakan dari mereka kembali untuk mengambil kelas, atau sekadar leyeh-leyeh (bersantai) dan 'belajar' apapun yang ingin mereka ketahui. Penasaran ada apa saja kelas/ aktivitas yang berlangsung selama 1 bulan IAP ini? Iseng-iseng, coba cek http://web.mit.edu/iap/. Contoh beberapa aktivitas yang menarik: di asramaku, ada wine-tasting class (tentunya untuk mereka yang sudah berumur di atas 21 -drinking age di Amerika Serikat); ada juga charm school, semacam sekolah kepribadian yang mengajarkan cara berperilaku yang anggun dan benar (alah!); kesempatan membuat sesuatu dari gelas sendiri di Glass Lab MIT (termasuk melelehkan kaca, lalu meniup untuk membentuknya); dan favoritku: MIT Mystery Hunt (http://web.mit.edu/puzzle/www/) yang berlangsung selama 3-day weekend waktu libur Martin Luther King day. Cek beberapa puzzle yang digunakan tahun sebelumnya, benar-benar menarik.

Buatku sendiri, ada tiga kata yang mendeskripsikan IAP kali ini: Python, work, dan fencing.

Python? Apa itu Python?

Python lecture, foto diambil oleh Michael Cheung (MIT '16). Blognya yang menarik harus kamu cek, di:  http://mitadmissions.org/blogs/author/mcheung/archives.


13 Januari 2013

Menjadi Diri Sendiri

Sejak dulu, dulu sekali, kebanggaan orang tua selalu saya utamakan di atas keinginan saya, meskipun seringnya kebanggaan orang tua dan keinginan saya nyerempet, alias bersinggungan. Karena itu pula, seperti anak Indonesia normal lainnya, bermimpi masuk ke sekolah terbaik di kota tempat tinggal, dan kalau bisa, mendapat ranking satu. Walaupun Ibu karo (dan) Bapak-ku lebih sering bilang, "Yang paling penting itu, kamu merasa sudah melakukan hal terbaik yang bisa kamu lakukan. Bapak sama Ibu ikut senang kalau kamu senang, kok."

Orang-orang lain, sebagian besar dari mereka adalah teman Bapak dan Ibu, serta teman-temanku yang berbeda sekolah, biasa bertanya, "Gimana sekolah di sana, susah, nggak?"