26 September 2013

Teropong Pengintip Masa Depan: Belajar Bahasa Indonesia

English translation of this post is available after the Indonesian part.

Sebuah pertanyaan tiba-tiba datang di pikiranku, saat aku debugging tugasku dengan MATLAB siang ini. Apa yang akan kamu lihat di dalam teropong yang bisa mengintip masa depan? Atau lebih tepatnya, apa yang ingin kamu lihat di dalam teropong yang bisa mengintip masa depan?



21 September 2013

A Small Talk: Kamu Kerja di Mana?

ANA 12: Penerbangan 11 jam 35 menit, semua bermula dari sini.

Mataku masih bengkak, sebagian karena kelelahan yang parah, ditambah dengan ketidakstabilan emosi: siapa yang tidak menangis saat meninggalkan rumah keempat kalinya untuk merantau jauh?


18 September 2013

Necessities Courtesy Bag: Fitrah yang Berbeda

Foto diambil dari sini.

Wanita berbeda dari pria. Wanita punya kebutuhannya sendiri, pria pun begitu. Apakah Necessities Courtesy Bag ini? Di kampus saya, di tiap toilet wanitanya, pasti ada tumpukan kantung kertas ini. Fungsinya adalah sebagai tempat bekas pembalut, agar tidak berceceran di mana-mana ketika dibuang ke tempat sampah. Makanya, kantung ini disebut juga 'kantung kebutuhan agar sopan' -kurang lebih seperti itu.


14 September 2013

Burung: Cara Terbang Tanpa Menghilang

Ada banyak hal yang ingin saya ceritakan kali ini. Beberapa di antaranya terinspirasi dari teman-teman yang bertanya pada saya sebelumnya.

Bagaimana rasanya sekolah di Amerika Serikat? Bagaimana pergaulannya? Bagaimana tanggapan mereka dengan identitasmu sebagai Muslim?


09 September 2013

Home


Manusia paling beruntung adalah mereka yang punya tempat untuk kembali, mereka yang punya rumah. Lebih spesifik lagi, mereka yang tahu bahwa tempat kembali yang mereka punya adalah tempat ternyaman dan teraman bagi mereka.

Rumahmu di mana?

05 September 2013

A Milestone

Sebelum saya mulai cari banyak alasan untuk menunda menulis...

Lantai tiga. Asrama yang sama dengan tahun lalu, dengan pemandangan yang berbeda dari jendela kamarku.

Berbangga hati rasanya, dan bersyukur luar biasa: saya memulai tahun kedua saya di universitas (dan tahun keempat saya di Amerika Serikat), kakak saya akan mulai merantau ke Kota Gudeg untuk meneruskan S2-nya besok, adik saya memasuki tahun terakhir di SMA, dan teman saya, Ratna, berhasil ikut pertukaran mahasiswa ke Korea. Alhamdulillah, luar biasa, Allahu Akbar.

A milestone, sebuah titik pencapaian.