14 Agustus 2015

Mahal!

Ketika aku memutuskan pergi ke sebuah minimarket di dekat rumahku, aku terhenyak. Harga cemilan yang dulu tidak terlalu mahal, kini sudah naik drastis. Indomie yang dulu masih berkisar Rp 1.500,00-an, kini sudah di atas Rp 2.000,00. Ke mana saja aku? Apa yang terjadi?

Yang jelas, aku sadar akan salah satu alasan mengapa orang Indonesia jarang minum susu. Dengan GDP yang lebih rendah dari Inggris, dan harga makanan dan kebutuhan sehari-hari yang umumnya lebih rendah dari Inggris, harga 1 liter susunya sama dengan di Inggris. Aku mungkin termasuk orang yang beruntung bisa minum susu setiap hari.

Lalu, mengapa harga-harga mahal sekali? Mengapa kurs USD mahal sekali?